Banjir Kalsel, Kawasan Perkampungan Sungai Gampa di Banjarmasin Masih Terisolasi
Diketahui, Sungai Gampa pernah menjadi lokasi kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-100 oleh Kodim 1007 Banjarmasin pada Oktober 2017, yaitu pembuatan 23 jembatan dan membangun jalan sepanjang 729 meter. Kawasan kampung pesisir sungai itu juga merupakan lumbung produksi pertanian berupa padi dan jeruk sehingga menjadi sentra jeruk jenis Siam Banjar.
Sementara di Kecamatan Banjarmasin Timur, banjir juga masih menggenang di beberapa titik mulai Jalan Pramuka sampai Jalan Veteran hingga Jalan Gatot Subroto. Ketinggian air terus menurun seiring hujan yang tak lagi turun.
Pemkot Banjarmasin juga terus berupaya melakukan penyedotan dan pembersihan bangunan yang menghalangi aliran sungai.
Banjir di ibu kota Provinsi Kalsel itu memasuki hari ke-9. Banjir telah berdampak pada 134.000 jiwa. Sekitar 3.000 jiwa harus mengungsi di 900 titik pengungsian.
Saat ini, berdiri 84 dapur umum yang dibantu pemda untuk distribusi paket sembako dan bahan makanan siap santap bagi warga korban banjir. Salah satu posko pengungsian yang paling besar yaitu di Terminal Induk Km 6 Banjarmasin yang dihuni sekitar 600 orang.
Editor: Maria Christina