Arti Tendangan Janin Selama Kehamilan, Bumil Wajib Tahu
2. Memberikan Respons

Janin memberikan respons terhadap lingkungan atau segala sesuatu yang dirasakannya melalui tendangan. Misalnya ketika dia menerima nutrisi dari makanan ibu. Janin juga merespon ketika ayah atau ibu mengajaknya bicara.
Janin juga sensitif terhadap tekanan pada perut ibu. Misalnya ketika ibu melakukan pemeriksaan USG dengan alat pendeteksi rahim. Tekanan alat tersebut akan membuat janin bereaksi. Begitu pula ketika ibu mengelus perutnya.
3. Olahraga

Janin tidak bisa terus diam di perut ibu. Menendang merupakan salah satu caranya berolahraga. Jangan khawatir, sang bayi sedang memperkuat otot dan sendi. Gerakan yang semakin aktif menandakan tubuh janin berkembang dengan baik.
Ibu harus khawatir bila frekuensi tendangan janin menurun sebelum usia 36 minggu. Hal ini bisa jadi tanda janin sedang stress. Penyebabnya bisa berupa oksigen yang mengalir ke rahim berkurang atau kadar gula darah ibu sedang turun.
Jika tidak ada 10 kali tendangan bayi dalam waktu 2 jam atau tidak bergerak sama sekali, ibu harus segera menjalani pemeriksaan ke dokter kandungan.