7 Amalan Maulid Nabi yang Dianjurkan Menyambut Kelahiran Rasulullah SAW
Amalan Maulid Nabi yang dianjurkan lainnya yakni menjalankan ibadah Puasa Senin Kamis seperti yang diajarkan Nabi SAW.
Tak hanya bisa menyehatkan jiwa, memperbanyak ibadah puasa sunah juga semakin mempertebal ketakwaan.
Dalam shahih Muslim dari hadits Abu Qatadah radhiallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam pernah ditanya tentang puasa hari Senin, Nabis Shalallahu ‘alaihi wassalam menjawab : “Hari tersebut merupakan hari aku dilahirkan, dan hari aku diutus atau diturunkannya Al-Qur’an kepadaku pada hari tersebut.” (HR.Muslim).
4. Bersedekah
Amalan Maulid Nabi berikutnya yakni dengan banyak sedekah kepada yang membutuhkan atau fakir miskin. Lazim di masyarakat Muslim Jawa, tiap memasuki tanggal 6 Rabiul Awal biasanya dengan membagikan buah-buahan, sedangkan pada 12 Rabiul Awal dengan acara takiran yakni selamatan dengan memberikan hidangan makanan ke warga.
5. Mempelajari Riwayat Nabi
Membaca sejarah dan riwayat Rasulullah SAW melalui pembacaan kitab Al Barzanji, Simtudh Dhuror, Diba maupun sirah nabawiyah dan menceritakan kebaikan-kebaikan dan keutamaan-keutamaan Nabi SAW.
6. Menghadiri Pengajian
Mengadakan pengajian atau majlis taklim yang berisi anjuran untuk kebaikan dan mensuritauladani Rasulullah saw.
Perayaan maulid di Bulan Rabiul Awal adalah bentuk kecintaan Muslim kepada insan yang paling mulia dan makhluk yang paling utama, Baginda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Melalui perayaan maulid, Muslim diingatkan untuk terus mencintai Baginda Nabi.
7. Bergembira Sambut Maulid Nabi
Menunjukkan rasa gembira dan bahagia di Bulan Maulid dengan merasakan senantiasa kehadiran Rasulullah SAW.
Pengungkapan rasa gembira itu memang dianjurkan bagi setiap orang yang mendapatkan anugerah dari Tuhan, salah satunya dengan kelahiran Nabi SAW.
Sebagaimana firman Allah SWT : "Katakanlah (Muhammad), sebab fadhal dan rahmat Allah (kepada kalian), maka bergembiralah kalian. (QS Yunus, 58).
Kelahiran Nabi bukan hanya sebagai rahmat Allah, namun merupakan kelahiran yang istimewa, yang berbeda dengan kelahiran manusia mana pun.
Rasulullah SAW bersabda:
ورأت أمي حين حملت بي كأنه خرج منها نور أضاءت له قصور بصرى من أرض الشام
“dan ibuku melihat cahaya ketika melahirkanku yang menerangi istana-istana basroh di negri Syam".
Demikian pembahasan mengenai amalan Maulid Nabi yang dianjurkan bagi Muslim agar mendapat syafaat dari Rasulullah SAW.
Wallahu A'lam
Editor: Kastolani Marzuki