Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 4 ABK WNI Disandera Perompak Somalia, Keluarga Minta Kemlu Turun Tangan
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Kapal Tanker Pertamina Terbakar di Sungai Barito Banjarmasin

Jumat, 25 Mei 2018 - 10:52:00 WIB
5 Fakta Kapal Tanker Pertamina Terbakar di Sungai Barito Banjarmasin
Kebakaran Kapal Tanker MT Srikandi di Depo Pertamina, tepatnya di Sungai Barito Muara Kuin Banjarmasin. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BANJARMASIN, iNews.idKapal tanker bermuatan 4.000 kilo liter bahan bakar minyak (BBM) jenis solar terbakar di Dermaga Depo Pertamina Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (25/5/2018) dini hari. Akibat kebakaran itu, dua kapal tarik dan satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Terapung turut terbakar. Hingga saat ini dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Api menyebar dengan cepat setelah tumpahan minyak terbawa aliran sungai. Sungai tiba-tiba penuh dengan api hingga radius ratusan meter dari dan langsung menyambar dua kapal dan sebuah SPBU terapung. Berikut lima fakta yang dirangkum iNews dalam peristiwa kebakaran Kapal Tanker MT Srikandi bernomor lambung 511 milik Pertamina tersebut.

1. Terjadi saat ABK Terjaga

Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 01.30 wita, saat warga setempat dan anak buah kapal (ABK) sedang terjaga. Mendadak api muncul dari samping lambung kapal dan langsung membesar.

Saat insiden terjadi, kondisi air sungai kebetulan sedang surut. Api pun langsung memenuhi sungai serta menyambar beberapa kapal lain yang sebenarnya lokasinya cukup jauh dari kapal tanker tersebut.

2. Menyambar 3 Kapal Lain

Kobaran api merembet dan ikut menyambar dua kapal Tarik, yakni TB Mandiri Berau dan TB Rimau PDT 208, serta SPBU Terapung, yang lokasinya cukup berjauhan dengan Kapal Tanker KT Srikandi. Bahkan, api menyala di atas air Sungai BaritoMuara Kuin dengan radius mencapai ratusan meter.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut