Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Karhutla Landa 5 Wilayah di Aceh, Polisi Buru Pelaku Pembakaran Hutan
Advertisement . Scroll to see content

4 Helikopter Water Bombing Dikerahkan Padamkan Kebakaran Hutan di Kalsel

Selasa, 25 Agustus 2020 - 01:15:00 WIB
4 Helikopter Water Bombing Dikerahkan Padamkan Kebakaran Hutan di Kalsel
Helikopter BNPB untuk tangani Karhutla di Sumsel (Bambang Irawan/iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Helikopter dioperasikan jika titik api tak bisa dijangkau kendaraan oleh Satgas Darat yang merupakan tim gabungan BPBD Kalsel, Manggala Agni Dinas Kehutanan Kalsel serta Damkar.

Kebakaran lahan yang mulai terjadi dalam satu pekan terakhir, diakui dia sejalan dengan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa Kalsel saat ini mulai memasuki arah ke puncak kemarau sehingga lahan yang kering rawan terbakar.

"Hari ini terpantau ada 32 hotspot. Biasanya jika tak ada hujan, sekitar pukul 11.00 WITA ke atas ada muncul titik api dimana lahan mulai kering dan mudah terbakar," katanya.

Meski begitu, dipastikan Sahruddin kebakaran yang terjadi pasti akibat ulah manusia. Bukan lantaran terbakar dengan sendirinya akibat faktor alam.

"Kita tidak tahu ada kepentingan apa orang membakar. Bisa juga orang tidak sengaja membuang puntung rokok yang masih menyala ke lahan yang kering hingga tertiup angin dan terbakar," katanya.

Terkait terbakarnya lahan di Desa Pandahan, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut yang terus terjadi setiap tahun di musim kemarau, menurut Sahruddin cukup sulit dalam upaya pencegahannya mengingat lahan tidur yang ditumbuhi rumput ilalang.

"Kalau lahan dimanfaatkan untuk perkebunan atau pertanian mungkin bisa terjaga. Sekarang ini yang punya lahan juga tidak memelihara sehingga orang bebas misalnya keluar masuk lahan tidak bisa dikontrol," katanya.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut