Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kecelakaan di Bangkalan, Mobil Boks Muatan Minyak Goreng Tabrak Pohong hingga Terguling
Advertisement . Scroll to see content

Siap-Siap! 6.000 Liter Minyak Goreng Akan Dijual Murah di Pontianak

Selasa, 15 Maret 2022 - 10:51:00 WIB
Siap-Siap! 6.000 Liter Minyak Goreng Akan Dijual Murah di Pontianak
Operasi pasar minyak goreng murah di Pasar Flamboyan Pontianak pada pekan lalu. (Foto: ANTARA).
Advertisement . Scroll to see content

PONTIANAK, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak akan menggelar operasi pasarminyak goreng murah. Ada 6.000 liter minyak goreng yang akan dijual murah kepada masyarakat.

Operasi pasar itu telah digelar pada hari pertama, Senin 13 Maret 2022 di Kecamatan Pontianak Kota yang bertempat di Kolam Renang Ampera. Operasi pasar yang sama akan digelar di kecamatan lainnya.

"Operasi ini kita bagi ke enam kecamatan. Untuk hari ini di Kecamatan Pontianak Kota kemudian nanti kecamatan lainnya," kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak, Junaidi, Senin (14/3/2022).

Antrean minyak goreng murah di Kota Pontianal. (Foto: iNews/Barlian Pasore).
Antrean minyak goreng murah di Kota Pontianal. (Foto: iNews/Barlian Pasore).

Junaidi mengatakan, operasi pasar minyak goreng murah ini menggandeng Wilmar sebagai produsen minyak goreng lokal dan Bank Indonesia perwakilan Kalimantan Barat.

Harga seliter minyak goreng yakni Rp11.500. Ada 1.200 kupon yang dibagikan untuk masyarakat di tiap kecamatan. Mereka yang mendapat kupon akan mendapat jatah lima liter.

"Minyak goreng curah ini juga dikhususkan bagi masyarakat yang tinggal di daerah itu," kata Junaidi.

Menurut Junaidi, kelangkaan minyak goreng di Kota Pontianak semestinya tidak perlu terjadi. Sebab, suplai yang dimiliki bila dibandingkan dengan kebutuhan rumah tangga yakni 550.000 liter per bulan sangat mencukupi.

Dia menambahkan, suplai minyak goreng di Kota Pontianak mencapai 30 persen dari total suplai di Kalbar. Namun kenyataan di lapangan terjadi kelangkaan. Menurutnya perlau dilakukan pengawasan pada rantai distribusi

"Kita coba gencarkan untuk mengawasi rantai distribusi, karena seharusnya tersedia bahkan surplus," ujarnya.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut