Selain Banjir, Sejumlah Desa di Landak Kalbar Juga Alami Longsor
LANDAK, iNews.id - Banjir akibat air sungai yang meluap di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat (Kalbar) tidak hanya merendam sepuluh desa. Sejumlah wilayah di enam kecamatan juga mengalami longsor.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Landak, Ivan Pusdalop mengatakan, setidaknya ada beberapa desa di enam kecamatan yang melaporkan terjadi longsor.
"Hingga saat ini belum diketahui apakah ada korban jiwa karena petugas di lapangan sedang melakukan pendataan. Sementara kerugian materil yaitu tiga unit rumah roboh akibat longsor, dan jumlah rumah terendam masih dalam pendataan. Saat kejadian ketinggian air 80-110 sentimeter dan beberapa akses jalan terputus," katanya dihubungi di Landak, Senin (7/9/2020).
Dia menerangkan, enam kecamatan yang dilanda banjir dan longsor yakni Desa Ampadi, Desa Merantu dan Desa Tahu di Kecamatan Meranti, di Kecamatan Kuala Behe di Desa Nyanyum, Kecamatan Air Besar di Desa Semunti, Desa Tengue, Desa Sekendal, Kecamatan Memjalin di Desa Menjalin, Kecamatan Banyuke di Desa Untang dan di Kecamatan Manyuke di Desa Songga.
Dia menambahkan, BPBD Landak telah melakukan kaji cepat dan memberikan bantuan logistik kepada warga yang terdampak banjir dan longsor.