Satu Dusun di Kapuas Hulu Golput karena Tak Dialiri Listrik, PLN: Terbentur Anggaran
PUTUSSIBAU, iNews.id - Satu dusun di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat memilih golput pada Pilkada 9 Desember 2020 lalu akibat belum dialiri listrik. PLN menyebut pengadaan listrik di wilayah itu terbentur anggaran.
"Keluhan masyarakat belum adanya pembangunan listrik khusus Dusun Geruguk itu memang benar. Proposal usulan daerah tersebut sudah kami terima, namun terbentur dengan keterbatasan anggaran," kata Manager PT PLN Putussibau, Andrew, Senin (14/12/2020).
Diakui Andrew, saat ini memang sedang dilaksanakan pembangunan listrik menuju pusat Kecamatan Puring Kencana dan sejumlah dusun di Desa Kumang Jaya Kecamatan Empanang. Namun karena jarak Dusun Geruguk sekitar enam kilometer dari Kecamatan Empanang, sehingga anggaran tahun ini belum mampu untuk membangun jaringan listrik ke dusun tersebut.
"Dua dusun di Desa Kumang Jaya sudah selesai, untuk Dusun Geruguk belum bisa terbangun karena anggaran terbatas, kami sedang membangun listrik untuk pusat Kecamatan Puring Kencana yang berbatasan langsung dengan negara Malaysia," ucapnya.
Menurut dia, proposal usulan Desa Kumang Jaya termasuk Dusun Geruguk sebenarnya sudah disampaikan ke PLN. Tetapi terbentur anggaran karena memang jarak Dusun Geruguk ke simpang empat Kecamatan Empanang sekitar enam kilometer.