Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bukan Sabotase, Ternyata Ini Penyebab Listrik Padam Massal di Sumatera
Advertisement . Scroll to see content

Mitos Orang Bunian di Kalimantan Suka Menggoda Manusia dan Menyesatkan dalam Hutan

Sabtu, 30 Juli 2022 - 06:04:00 WIB
Mitos Orang Bunian di Kalimantan Suka Menggoda Manusia dan Menyesatkan dalam Hutan
Orang Bunian diyakini keberadaanya di pedalaman hutan Kalimantan. (Foto: Tsabita/Sindonews)
Advertisement . Scroll to see content

Namun dalam banyak kasus, kondisi fisik dan jiwa orang yang dikembalikan ke dunia nyata seperti tidak waras lagi. Meski demikian, sebagian masyarakat mengatakan bahwa Orang Bunian terkadang suka menolong orang yang tersesat di hutan. 

Selain di Kalimantan, Suku adat Minang juga meyakini soal keberadaan Orang Bunian ini. Bahkan bila hari menjelang matahari terbenam di pinggir bukit akan tercium aroma yang biasa dikenal dengan nama "masakan dewa" atau "samba dewa". 

Aroma tersebut mirip bau kentang goreng. Hal ini dapat berbeda-beda namun mirip berdasarkan kepercayaan lokal masyarakat Minangkabau di daerah berbeda. 

Makhluk ini dalam kepercayaan Minangkabau lebih diasosiasikan sebagai perempuan yang cantik rupawan, bukan laki-laki seperti persepsi yang umum di kepercayaan lain.

Selain itu, masyarakat Minangkabau juga meyakini bahwa ada peristiwa orang hilang disembunyikan oleh Orang Bunian. Bahkan ada juga istilah orang dipelihara Bunian yang dilarikan saat bayi. 

Mitos ini masih dipercaya banyak masyarakat Minangkabau sampai sekarang. Kisah tentang orang bunian sudah begitu melegenda secara turun temurun bahkan masyarakat setempat mempercayai keberadaannya. 

Akan tetapi secara fakta baik itu di Minangkabau ataupun Kalimantan eksistensi orang Bunian masih menjadi misteri.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut