Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nyaris 1.000 Orang Tewas akibat Wabah DBD di Bangladesh, Rekor Tertinggi selama 22 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Mengkhawatirkan, Pasien DBD di RSUD Soedarso Pontianak Terus Bertamah

Jumat, 17 November 2023 - 19:25:00 WIB
Mengkhawatirkan, Pasien DBD di RSUD Soedarso Pontianak Terus Bertamah
Seorang pasien DBD menjalani perawatan di RSUD Soedarso Pontianak. (Foto: iNews.id/Uun Yuniar)
Advertisement . Scroll to see content

Dari 702 pasien DBD yang dirawat, ada 8 anak yang meninggal dunia. Mereka berasal dari Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya/ dan Mempawah," kata Hary, Jumat (17/11/2023).

Di bagian lain, Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dokter Soedraso, Eni Nuraeni, mengatakan, pada umunya pasien DBD yang datang, dalam kondisi kategori sedang.

Selama berada di rumah sakit, mereka mendapatkan pengawasan, seperti pemberian cairan sesuai kebutuhan jika terjadi kebocoran dari pembuluh darah. Lalu jika trombositnya sangat rendah, maka diberikan tranfusi trombosit.

"Idealnya para pasien DBD ini dirawat minimal selama 7 hari. Namun jika di hari ketujuh trombositnya belum mengalami kenaikan, maka perawatannya akan diperanjang," ujar Eni.

Apabila terdapat pasien mendapatkan perawatan lebih lama, biasanya dikarenakan terdapat penyakit penyerta, semisal tipes.

Sementara itu, dari 702 pasien yang dirawat, paling banyak berasal dari Kota Pontianak berjumlah 305 pasien. Lalu Kabupaten Kubu Raya ada 302 pasien. Kemudian ada juga dari sejumlah kabupaten kota di Kalbar, yang merupakan pasien rujukan.

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut