Mengenal Pasukan Elite Kostrad Taipur, Pakai Sumpit Dayak untuk Operasi Jarak Dekat
Tahap keempat yakni latihan aplikasi latihan berganda di Situ Lembang, Bandung. Selama mengikuti pelatihan tersebut, para prajurit dibekali latihan tempur di alam terbuka, teknik tempur di bawah air, hingga pertempuran jarak dekat atau perkotaan.
Pelatihan itu membuat prajurit yang tergabung dalam Kompi Taipur menguasai teknik intelijen tempur dan mampu menembus pertahanan musuh secara senyap dan efektif.
Ciri khas lain prajurit Taipur memiliki senjata berupa senapan serbu, pistol, sangkur, dan sniper dari negara-negara produksi alutsista kelas wahid.
Namun satu keahlian yang menjadi ciri khas adalah penggunaan senjata tradisional masyarakat Dayak, yakni sumpit dengan jarum mematikan yang racunnya didapat dari getah pepohonan khusus maupun dari bisa ular.

Latihan menggunakan sumpit Dayak masih terdapat dalam kurikulum pelatihan Taipur hingga kini. Kegunaan sumpit sangat menunjang dalam operasi senyap jarak dekat. Jarum yang dikeluarkan dari sumpit bisa menembus sasaran dalam jarak 20-50 meter.