5 Lagu Daerah Kalimantan Barat Lirik dan Maknanya, Nomor 3 Tentang Cinta Terlarang
JAKARTA, iNews.id - Lagu daerahKalimantan Barat ini menarik untuk diketahui. Kalimantan Barat yang merupakan salah satu provinsi di Pulau Kalimantan yang dihuni oleh berbagai suku.
Suku Dayak dan Melayu adalah dua kebudayaan besar yang mendominasi di Kalimantan Barat. Namun ada pula suku-suku lain yang hidup di Kalimantan Barat seperti Tionghoa, Madura, Jawa dan Bugis.
Beberapa lagu daerah Kalimantan Barat ini menggunakan bahasa setempat dan memiliki makna filosofis tentang kehidupan.
Lagu daerah Kalimantan Barat pertama adalah Cik Cik Periok berasal dari daerah Sambas. Lagu ini telah berusia ratusan tahun dan tak diketahui pasti penciptanya.
Menurut kisah yang berkembang di masyarakat, lagu ini merupakan sindiran terhadap pendatang.
Lirik:
Cik cik periook bilanga sumping dari jawe
Datang nek kecibook bawa kepiting dua ekook
Cik cik periook bilanga sumping dari jawe
Datang nek kecibook bawa kepiting dua ekook
Cak cak bur dalam bilanga picak iddung gigi rongak
Sape kitawa dolok dipancung raje tunggak.
Lagu daerah Kalimantan Barat berikutnya adalah Aek Kapuas. Sesuai namanya, lagu ini bercerita tentang Sungai Kapuas.
Dari liriknya bercerita tentang orang yang meminum air Sungai Kapuas tidak akan bisa melupakan tempat itu.
Lirik:
Hei sampan laju
Sampan laju dari ilir sampai ke ulu
Sungai Kapuas
Sunggoh panjang dari dolo’ membelah kote
Hei tak disangke
Tak disangke dolo’ utan menjadi kote
Ramai pendudoknye
Pontianak name kotenye
Sungai Kapuas punye cerite
Bile kite minom ae’nye
Biar pon pegi jauh ke mane
Sunggoh susah na’ ngelupakannye
Hei Kapuas 3x.