Kepala BPJN Kalbar Dedy Mandarsyah Terseret Kasus Pemukulan Dokter Koas, Kok Bisa?
JAKARTA, iNews.id - Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat (Kalbar) Dedy Mandarsyah ikut terseret dalam pusaran kasus pemukulandokter koas di Palembang yang viral di media sosial. Dia dikaitkan netizen sebagai ayah dari Lady Aurellia Pramesri, dokter koas yang diduga memicu penganiayaan terhadap Chief Koas FK Universita Sriwijaya (Unsri) M Luthfi.
Netizen yang geram dengan kasus penganiayaan dokter koas ini lalu menguliti sosok Lady hingga muncul nama Kepala BPJN Kalbar Dedy Mandarsyah yang ditengarai sebagai ayahnya.
Tak banyak informasi terkait sosoknya, namun dari unggahan akun Instagram @pupr_jalan_kalbar tampak keseharian tugas kerja Dedy Mandarsyah sebagai pimpinan di kantor tersebut.
Kasus ini bermula saat Lady merasa tak adil dengan jadwal jaga akhir tahun. Jadwal tersebut dibuat korban pemukulan M Luthfi yang merupakan chief koas di RS Siti Fatimah Palembang.
Lady lalu memberitahu soal jadwal akhir tahun tersebut kepada orang tuanya. Dikabarkan ibu Lady bernama Sri Meilina atau dikenal juga dengan nama Lina Dedy dan ayah Dedy Mandarsyah.