Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Terkini Guncang Kayong Utara Kalbar, Cek Magnitudonya
Advertisement . Scroll to see content

Kementan Turun Lapangan Pastikan Ketersediaan Bahan Pangan Pokok Stabil di Kalimantan Barat

Sabtu, 23 April 2022 - 19:55:00 WIB
Kementan Turun Lapangan Pastikan Ketersediaan Bahan Pangan Pokok Stabil di Kalimantan Barat
Pj Ketersediaan Pangan Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan Gelar Pangan Murah, serta memantau dan monitoring ketersediaan stok dan stabilitas harga. (Foto: dok Kementan)
Advertisement . Scroll to see content

Lina, salah satu masyarakat yang sedang berbelanja menjelaskan, dirinya merasa terbantu dengan adanya bahan pokok yang dijual murah. Harga bahan pokok yang dijual pada gelar pangan murah, adalah harga distributor memiliki rentang harga sekitar Rp20 ribu sampai dengan Rp30 ribu  lebih murah per paketnya, dibanding dengan yang dijual pada pasar tradisional.

Masyarakat berterimakasih dan berharap agar bahan pokok dapat kembali murah dan tetap stabil, terutama mendekati Idul Fitri.

Dalam kegiatan GPM ini, PMT Kalbar menjual berbagai bahan komoditas pangan yang dibutuhkan masyarakat, meliputi bahan pangan pokok strategis seperti beras medium 8.800 per kilogram gula pasir 12.000 per kilogram, minyak goreng premium, 19.000 per kilogram, bawang merah 11.000 per 500 gram, bawang putih 11.000 per 500 gram, telur ayam 24.000 per kilogram, dan susu kental manis 8.500 per kaleng.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat Heronimus Hero menegaskan bahwa kegiatan GPM yang dilakukan oleh Pasar Mitra Tani (PMT) ini akan berlanjut. Sebelumnya sudah terlaksana di dua titik, yakni di pelataran kantor Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar di Kota Pontianak dan di Kabupaten Kubu Raya, gerakan ini ditujukan untuk mendukung stabilitas harga dan ketersediaan pangan terkhusus di wilayah-wilayah yang defisit yang memerlukan inervensi.

"Selanjutnya, kegiatan GPM ini diharapkan dapat sustainable dengan melibatkan stakeholders terkait logistik ketersediaan dan distribusi pangan yang berada di daerah," tuturnya.

(CM)

Editor: Rizqa Leony Putri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut