Kapolri Dianugerahi Gelar Patih Bakula, Pemimpin Titahnya Wajib Diterima Pasukan Dayak
Gelar yang disematkan kepada Kapolri, yaitu Patih Bakula yang merupakan seorang pemimpin dari luar suku Dayak yang diberikan dan dipercayakan memiliki kewenangan untuk memimpin suku Dayak khususnya pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng. Apa yang menjadi titahnya wajib diterima oleh seluruh pasukan Dayak.
“Tentunya saya selaku pribadi dan Kapolri sangat mengapresiasi. Karena kita tahu gelar yang diberikan mengandung konsekuensi. Dengan gelar kehormatan ini apalagi menjadi Patih maka Kapolri menjadi bagian TBBR dan TBBR bagian dari Polri,” katanya.
Pada kesempatan itu, dia juga menyampaikan kondisi bangsa Indonesia yang akan menghadapi bonus demografi di 2030. Jumlah masyarakat usia produktif, kata dia lebih banyak jumlahnya dibandingkan usia nonproduktif.
Kondisi tersebut, dinilai harus dimanfaatkan sehingga bonus demografi menjadi batu loncatan bagi Indonesia menjadi negara maju.
“Saat ini pemerintah melakukan berbagai kebijakan, salah satunya transformasi ekonomi di mana kebijakan ini Bapak Presiden membuka ruang seluas-luasnya untuk investasi terhadap hilirisasi industri,” katanya.