Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bom Aktif Peninggalan PD II Dimusnahkan di Biak Numfor, Cegah Insiden Ledakan Berulang
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Saksi Mengerikannya Longsor di Natuna, Dengar Suara Gemuruh dan Ledakan

Rabu, 08 Maret 2023 - 17:17:00 WIB
Cerita Saksi Mengerikannya Longsor di Natuna, Dengar Suara Gemuruh dan Ledakan
Proses pemulasaraan jenazah Susi (41) korban longsor Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau di rumah keluarga korban, Jalan Karet, Kota Pontianak, Rabu (8/3/2023). (ANTARA/Sucia Lucinda)
Advertisement . Scroll to see content

PONTIANAK, iNews.id - Kailan (77) menjadi salah satu saksi hidup mengerikannya bencana tanah longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau. Dia mengaku mendengar suara gemuruh disertai ledakan sebelum terjadinya longsor yang menewaskan seorang anggota keluarganya, Senin (6/3/2023).

"Saat subuh saya keluar rumah itu sudah banjir setinggi mata kaki orang dewasa. Saya lihat pagi-pagi airnya masih jernih, tidak lama kemudian tiba-tiba air jadi keruh. Salah satu teman saya mengatakan itu pertanda akan terjadi longsor," ujar Kailan saat ditemui di rumah keluarganya di Jalan Karet, Pontianak, Rabu (8/3/2023).

Menantu Kailan bernama Susi (41) mengalami patah leher dan meninggal dalam perjalanan menuju Pontianak. Sejumlah korban tanah longsor dievakuasi ke Pontianak menggunakan Kapal Bukit Raya. Selain itu ada korban dengan luka parah patah tulang, beberapa lainnya mengalami luka ringan dan trauma.

Pontianak menjadi rujukan perawatan korban musibah longsor di Natuna. Hal ini mengingat tersedianya fasilitas rumah sakit yang memadai dan jarak cukup dekat dengan lokasi musibah.

Kailan menjelaskan, sebelum longsor memang curah hujan cukup tinggi. Kemudian pukul 11.00 WIB, terdengar suara gemuruh dan ledakan di bukit belakang rumah warga. Hal itu terjadi sebelum material tanah longsor dan limpahan air menimpa rumah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut