Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sindikat Penipuan Pig Butchering di Solo Dibongkar, Raup Rp41,1 Miliar dari 133 Korban
Advertisement . Scroll to see content

Catut Nama Bupati Kubu Raya, Oknum Wartawan Tipu Pelaku UMKM

Rabu, 07 Oktober 2020 - 16:37:00 WIB
Catut Nama Bupati Kubu Raya, Oknum Wartawan Tipu Pelaku UMKM
Puluhan ibu-ibu pelaku UMKM di Kabupaten Kubu Raya ditipu oknum wartawan yang mencatut nama Bupati Muda Mahendrawan. (iNews.id/Uun Yuniar)
Advertisement . Scroll to see content

KUBU RAYA, iNews.id - Puluhan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat menjadi korban penipuan. Pelaku seorang oknum wartawan inisial AS yang mencatut nama Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan.

Penipuan tersebut bermula ketika AS bertemu dengan sejumlah pelaku UMKM di Kubu Raya. Saat pertemuan itu, dia mengaku tertarik dengan produk-produk yang dihasilkan.

"Dari awal janji-janji diminta produknya apa saja," ujar Raudhatul Jannah, salah satu pelaku UMKM yang menjadi korban, Rabu (7/10/2020).

Kemudian AS juga menjanjikan para pelaku UMKM yang mayoritas ibu-ibu ini untuk mendapatkan bimbingan teknis (Bimtek) di Solo pada April 2020 lalu. Untuk kepentingan Bimtek itu, para korban akan difasilitasi seluruhnya kecuali seragam.

Pelaku kemudian meminta para pelaku UMKM itu mengumpulkan uang seragam masing-masing Rp125.000. Setelah uang terkumpul, pelaku tiba-tiba mengabarkan Bimtek batal dengan alasan Covid-19.

Pelaku juga menjanjikan para pelaku UMKM untuk membantu memasarkan produk-produknya melalui pendirian koperasi.

Koperasi yang dinamakan Koperasi Karya Cipta Khatulistiwa itu dipimpin istri AS inisial NR. Sedangkan AS bertindak sebagai pembina koperasi itu.

Namun sepanjang koperasi itu berdiri, para pelaku UMKM malah merasa dirugikan. Sebab mereka kerap diminta menyiapkan berbagai produk hasil usaha mereka dengan alasan untuk promosi ke Jakarta dan dibagikan ke pejabat-pejabat.

Meski merasa ditipu, para pelaku UMKM itu enggan melaporkan kepada polisi. Mereka hanya meminta hal itu tidak dilakukan lagi oleh pelaku.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut