9 Bahasa Daerah Kalimantan Barat Lengkap dengan Penjelasannya
Bahasa Galik dituturkan oleh masyarakat di Kampung Mandong, Kampung Tayan Hulu dan Kampung Engkahan, Kecamatan Sekayam; di Kampung Kasro Mego, Kecamatan Beduwai; dan Kampung Tanap, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau. Bahasa Galik memiliki empat dialek.
Bahasa Melayu merupakan bahasa dengan penutur terbanyak di Kalimantan Barat. Sebagian masyarakat di Kalimantan Barat yang menyebutnya bahasa Melayik.
Penutur bahasa Melayu ini tersebar di seluruh wilayah kabupaten dan kota serta di kampung-kampung pedalaman di Kalimantan Barat. Bahasa Melayu di Kalimantan Barat memiliki 15 dialek.
Bahasa Punan dituturkan oleh masyarakat di Desa Tanjunglokang, Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu.
Bahasa Ribun dituturkan oleh masyarakat di Desa Tanggung dan Desa Semirau, Kecamatan Jangkang; di Desa Gunam, Kecamatan Parindu; di Desa Empodis dan Desa Upe, Kecamatan Bonti; dan di Desa Semongan, Kecamatan Noyan yang semuanya berada di Kabupaten Sanggau.