Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Pembunuhan Bos Toko Ban Sintang, Nomor 3 Sadis Ingin Hilangkan Jejak

Selasa, 28 Juni 2022 - 08:28:00 WIB
5 Fakta Pembunuhan Bos Toko Ban Sintang, Nomor 3 Sadis Ingin Hilangkan Jejak
Pembunuh bos toko ban di Sintang, Kalimantan Barat, R (27) dihadirkan di Polres Sintang, Senin (27/6/2022). (Foto: Polres Sintang)
Advertisement . Scroll to see content

2. Dihabisi di meja kasir

Pembunuhan korban terjadi pada 13 Juni 2022. Dalam rekaman CCTV yang disita polisi, pelaku terekam menghantamkan besi ke kepala korban sebanyak delapan kali.

Saat itu korban sedang duduk di meja kasir dan akhirnya tersungkur tak sadarkan diri setelah kepalanya dihantam pelaku dengan besi sepanjang 43 sentimeter.

3. Jasad dimasukkan dalam karung dan dibuang di bawah jembatan

Usai pembunuhan, pelaku datang lagi ke toko ban korban untuk memastikan korban sudah tewas. Dia memasukkan jasad korban ke karung lalu dibuang ke sungai di bawah Jembatan Rokan di Tempunak. Jenazah korban baru ditemukan 10 hari setelah pembunuhan.

4. Gasak uang, handphone, dan motor 

Selain membunuh korban, pelaku juga menggasak uang tunai dan handphone yang berada di meja kasir.  Motor korban digunakan untuk membawa jenazah korban yang selanjutnya dibuang ke bawah Jembatan Rokan di Tempunak. 

Pelaku pembunuhan bos toko ban di Sintang, R (27) merupakan karyawan toko. (Foto: Polres Sintang)
Pelaku pembunuhan bos toko ban di Sintang, R (27) merupakan karyawan toko. (Foto: Polres Sintang)

5. Sakit hati dihina

Pemilik toko ban di Sintang, Kalimantan Barat, Tjin Tek Fo (62) tewas dibunuh karyawan berinisial R (27). Pembunuhan itu berlatar belakang hal sepele, yakni pelaku ingin meminjam uang kepada korban namun malah dihina. Hinaan itu yang membuat pelaku sakit hati hingga memutuskan untuk membunuh sang majikan.

Editor: Reza Yunanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut