5 Fakta Helikopter Bawa 8 Penumpang Jatuh di Hutan Sekadau Kalbar, Nomor 3 Bikin Sedih
3. Nasib 8 Penumpang Diduga Tak Ada yang Selamat
Helikopter tersebut diketahui membawa total delapan orang, yang terdiri atas dua kru dan enam orang penumpang. Identitas kru yakni Capt. Marindra W (Pilot) dan Harun Arasyid (EOB). Sementara enam penumpang lainnya teridentifikasi sebagai Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito. Seluruh penumpang dan kru helikopter tersebut dipastikan meninggal dunia.
“Untuk titik koordinat (jatuhnya helikopter) sudah ditemukan dan semuanya (penumpang) sudah dinyatakan meninggal," kata Kabag Ops Polres Sekadau, AKP Sugianto dalam keterangannya, Kamis (16/4/2026).
4. Evakuasi Terkendala Cuaca
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra mengatakan, tim pencari menemukan titik jatuh pesawat sekitar pukul 16.00 WIB setelah melakukan penyisiran udara dan darat di lokasi yang sulit dijangkau.
Meskipun titik serpihan telah teridentifikasi, proses evakuasi udara belum dapat dilakukan secara maksimal. Faktor cuaca dan medan terjal di lokasi kejadian membuat tim udara dari TNI AU Lanud Supadio dan Kantor SAR belum bisa mendarat di titik koordinat.
"Tim udara sudah menemukan titik serpihan, namun kendala cuaca di lapangan membuat evakuasi belum bisa dilakukan seketika dari udara," ujar I Made Junetra.
5. Pencarian Libatkan Kopasgat TNI AU
Tim SAR mengerahkan helikopter Super Puma dari Lanud Supadio untuk membantu proses pencarian helikopter PK-CFX yang hilang kontak di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat (Kalbar). Pencarian juga melibatkan Kopasgat atau Komando Pasukan Gerak Cepat, yang merupakan tim elite TNI Angkatan Udara.
“Kami melaksanakan koordinasi dengan Lanud Supadio yang mana minta bantuan untuk menggerakkan heli, yang mana pada pukul 13.10 itu digerakkan satu unit Super Puma dengan jumlah kru 4 orang, Kopasgat 4 orang, dan tim rescue Kantor SAR Pontianak 2 orang,” kata Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra dalam keterangannya, Kamis (16/4/2026).
Editor: Kastolani Marzuki