10 Jajanan Pasar yang Tidak Mudah Basi, Nomor 7 Dapat Bertahan hingga 2 Bulan
JAKARTA, iNews.id - Jajanan pasar yang tidak mudah basi akan menjadi pembahasan pada artikel ini. Tentu saja jajanan tersebut cocok untuk stok cemilan di rumah dan oleh-oleh.
Pasar memang menjadi salah satu tempat yang menyediakan kebutuhan pokok hidup manusia, mulai dari sandang, pangan hingga papan.
Selain itu, di pasar juga bisa ditemukan berbagai jenis jajanan yang tidak kalah lezatnya dengan makanan-makanan di restoran. Saat ini jajanan pasar makin populer di Indonesia, karena kebanyakan dari jajanan pasar yang dijual memiliki rasa yang lezat dan masih segar.
Jajanan pasar rata-rata menggunakan bahan baku seperti ketan, santan, kelapa sehingga membuatnya cepat basi, ditambah lagi karena jajanan pasar itu tidak merugikan kesehatan tubuh karena tidak mengandung pengawet.
Namun ternyata ada beberapa jajanan pasar yang bisa tahan beberapa hari yang sama sekali tidak mengandung pengawet, sehingga cocok untuk dijadikan suguhan, oleh-oleh, dan stok cemilan di rumah.

Jajanan pasar yang tidak mudah basi yang pertama yaitu rengginang. Jajanan pasar ini dapat ditemukan dengan mudah. Cemilan renyah satu ini terbuat dari beras ketan yang dijemur dan digoreng.
Jajanan ini bisa bertahan selama beberapa minggu di suhu ruangan karena saat proses penjemuran, kadar air di dalamnya akan berkurang sehingga tidak mudah basi.
Getuk adalah jajanan pasar yang tidak mudah basi dan termasuk makanan tradisional legendaris yang berasal dari Magelang. Jajanan pasar satu ini berbahan dasar singkong yang dihaluskan kemudian dibentuk dan diberi pewarna makanan.
Walaupun getuk termasuk ke dalam jenis makanan basah, jajanan pasar ini bisa tahan lama hingga dua hari di lemari es.
Jajanan pasar yang tidak mudah basi selanjutnya adalah onde-onde yang dikenal sebagai kuliner khas Mojokerto. Onde-onde adalah kue yang berbentuk bulat yang terbuat dari tepung ketan, dengan isian khasnya yakni kacang hijau.
Kue empuk dan manis satu ini bisa bertahan selama dua hari di suhu ruangan dan tiga sampai empat hari di lemari es.

Rempeyek dapat tahan lama karena proses penggorengannya yang kering dan tingkat kelembaban yang rendah. Dalam kondisi penyimpanan dengan suhu ruang yang tepat, rempeyek dapat bertahan hingga 10 hari atau bahkan lebih. Sehingga cemilan ini juga termasuk jajanan pasar tidak mudah basi.
Kue serabi adalah jajanan pasar yang tidak mudah basi dan terbuat dari adonan tepung beras dan santan. Kue ini biasanya dipanggang di atas wadah yang terbuat dari tanah dengan menggunakan arang atau api kecil.
Kue serabi memiliki kandungan air yang rendah karena proses pemanggangan, sehingga kue ini bisa awet hingga tujuh sampai sepuluh hari.

Misro adalah jajanan pasar yang tidak mudah basi terbuat dari singkong yang diparut. Dinamai misro karena kuliner satu ini memiliki isian gula merah di dalamnya. Misro ini merupakan singkatan dari 'amis di jero'.

Kue manis satu ini adalah kue yang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia, karena banyak dijual di toko kue dan memiliki rasa yang lezat.
Kue yang berbahan dasar tepung terigu ini termasuk jajanan pasar yang tidak mudah basi atau bisa bertahan hingga dua bulan jika disimpan di suhu yang rendah, seperti di kulkas yang akan menjaga kualitas tekstur dan rasanya.