Weekend Story: 3 Srikandi Bertarung di Pilgub Jatim, Siapa Menang?
Selain itu, dia juga menilai sosok Tri Rismaharini menjadi lawan cukup diperhitungkan. Risma merupakan wanita pertama menjadi pemimpin di Surabaya yang dipilih dalam pilkada sebelumnya.
"Karakter Risma akan lebih disukai oleh pemilih laki-laki, tegas, pernah menjabat sebagai Walikota Surabaya, diusung oleh mesin parpol yang solid (PDIP), mendapat suara mayoritas dari simpatisan Bung Karno di Jatim," ucapnya.
Sementara untuk Luluk Nur Hamidah dia menilai bisa mendapat sebagian suara PKB dari kelas menengah warga Jatim yang berpendidikan.
"Namun begitu, Luluk diprediksi akan menempati posisi underdog dalam Pilgub Jatim 2024. Bahkan Luluk sebagai kader PKB juga gagal dalam Pileg 2024. Luluk maju caleg DPR RI dari daerah pemilihan Jateng IV meliputi Wonogiri, Karanganyar dan Sragen," ucapnya.
Sosialisasi politik dan tingkat pengenalan Luluk di Jatim juga dinilai paling rendah jika dibandingkan dengan Khofifah dan Risma. "Sama halnya dengan PKB yang sejak pilkada digelar langsung, calon PKB di Pilgub Jatim belum pernah menang. Padahal, Jatim basis massa utama PKB," katanya.
Editor: Kurnia Illahi