Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Pulau Puah Sulteng, Terasa Kuat di Luwuk hingga Taliabu
Advertisement . Scroll to see content

Warga Tulungagung Sempat Panik Isu Tsunami, Bupati: Pahami Tanda Bencana sebelum Terjadi

Rabu, 14 Oktober 2020 - 14:27:00 WIB
Warga Tulungagung Sempat Panik Isu Tsunami, Bupati: Pahami Tanda Bencana sebelum Terjadi
Ilustrasi tsunami. (Foto: Sindonews)
Advertisement . Scroll to see content

"Untuk meminimalisir korban jika terjadi tsunami, gunakan rumus 20-20-20. Maksudnya, 20 pertama berarti gempa terjadi selama 20 detik atau lebih. Setelah gempa terjadi, maka warga punya waktu 20 menit untuk mengungsi. Dan angka yang 20 terakhir, lokasi mengungsi setidaknya di ketinggian 20 meter dari bibir pantai," katanya.

Bupati Maryoto merasa perlu memberikan sosialisasi tentang bencana tsunami bersama jajaran BPBD setempat. Hal ini karena di kawasan pesisir Pantai Sine sempat terjadi kepanikan massal, menyusul terjadinya fenomena alam naiknya ikan di pantai Rabu (7/10/2020) lalu.

Saat itu, penduduk di sekitar Pantai Sine, khususnya yang bermukim di Desa Kalibatur, Kecamatan Kalidawir mendadak panik mengungsi di ke bukit.

Maryoto meminta masyarakat tidak perlu was-was adanya bencana tsunami, selama tidak ditemui tanda-tanda yang disebutkan. Ke depan, pihaknya akan memasang EWS (early warning system) sistem peringatan dini di sekitar Pantai Sine.

"Penyediaan EWS ini perlu, memang nanti akan kita pasang," kata Maryoto.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut