Wapres dan Mensos Salurkan Bansos hingga Modal Usaha untuk MBR di Surabaya
Tak hanya itu, Mensos juga menyebutkan, bahwa bantuan lain yang diserahkan Wapres kali ini berupa program untuk santri dan santriwati dari BAZNAS. Juga, diserahkan pula sejumlah program bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan dan beasiswa. "Tadi juga ada santunan. Jadi, mungkin klaim untuk ketenagakerjaan seperti dulu tukang sapu yang kecelakaan," katanya.
Adapun bansos dari Kemensos yang diserahkan Wapres Ma'ruf Amin kepada 50 Lansia di Surabaya, totalnya mencapai Rp82.893.600. Bantuan tersebut, terdiri dari PKH untuk 31 PM masing-masing Rp600 ribu dengan total Rp18,6 juta.
Kemudian, Program Sembako/Program Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 40 PM maing-masing Rp400 ribu dengan total Rp16 juta. Lalu, BLT Migor untuk 40 orang masing-masing Rp300 ribu total Rp12 juta serta bantuan ATENSI untuk 10 PM sebesar Rp36.293.600.
Selain bansos untuk 50 orang, bantuan ATENSI berupa kewirausahaan juga diberikan kepada 10 lansia di Kota Surabaya. Adapun bantuan kewirausahaan yang diberikan yakni, untuk usaha warung kelontong, warung nasi dan jualan siomay keliling.
Di tempat yang sama, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, ada sekitar 60 warga penerima bantuan yang diserahkan langsung oleh Wapres RI. Dengan rincian yakni, 50 warga penerima bansos BLT minyak goreng, Bantuan Pangan Non Tunai dan Program Keluarga Harapan (PKH). Sedangkan, 10 warga lainnya merupakan penerima program ATENSI dari Kemensos.
"Jadi totalnya itu insyaallah hampir 60 orang. Ada yang mendapatkan bantuan usaha, bantuan (BLT) minyak goreng, ada juga bantuan dari ketenagakerjaan dan BAZNAS yang dibagikan," kata Eri.
Dia menambahkan, bahwa seluruh MBR penerima bansos tersebut merupakan warga Kota Surabaya. Puluhan penerima manfaat bantuan ini beberapa di antaranya juga mendapatkan peralatan untuk wirausaha.
Editor: Ihya Ulumuddin