Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kisruh SPMB Jabar, Sekolah Swasta Tolak Skema Bantuan Rp100.000 ke Siswa
Advertisement . Scroll to see content

Wali Murid Demo Dinas Pendidikan Pasuruan, Protes SPMB yang Dinilai Membingungkan

Senin, 22 Juni 2026 - 18:25:00 WIB
Wali Murid Demo Dinas Pendidikan Pasuruan, Protes SPMB yang Dinilai Membingungkan
Wali murid SMA demo Cabang Dinas Pendidikan Pasuruan memprotes SPMB 2026 yang dinilai membingungkan dan menyulitkan pendaftaran sekolah. (Foto: iNews TV/Jaka Samudra)
Advertisement . Scroll to see content

"Secara juknis sudah transparan tidak ada yang ditutup-tutupi," ujarnya.

Sungko menjelaskan, perubahan pada jalur domisili merupakan bagian dari penyesuaian regulasi nasional. Jika sebelumnya seleksi mengacu pada jarak rumah ke sekolah, kini penentuan kelulusan SMA lebih mengutamakan nilai tertinggi dalam satu rayon.

"Soal domisi dan sebaran memang ada perubahan. Dulu jarak sekolah ke rumah, sekarang rayon, mana nilai yang paling tinggi itulah yang terpilih. Sekarang basisnya nilai," ucapnya.

Untuk tahun 2026, nilai akhir peserta didik ditentukan dari 40 persen hasil tes kemampuan akademik dan 60 persen nilai rapor semester satu hingga enam. Sementara jarak tetap menjadi salah satu pertimbangan dalam proses pemeringkatan.

Seusai menyampaikan aspirasi, massa membubarkan diri dengan tertib. Mereka menyatakan akan terus mengawal pelaksanaan SPMB agar berjalan adil, transparan, dan tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut