Wali Kota Mojokerto Raih KDI 2021 Berkat Inovasi Inkubasi Wirausaha
Berdasarkan data, setidaknya 1.080 warga Kota Mojokerto pada 2020 telah mendapatkan program Inkubasi Wirausaha yang diselenggarakan selama enam bulan. Sementara pada 2021, jumlah warga yang mendapatkan program Inkubasi Wirausaha bertambah jumlahnya hingga mencapai mencapai 5.000 orang.
“Khusus di bawah Disperindag sebanyak 4.300 orang, dan di bawah DKPP sebanyak 1.500 orang. Sementara lebih dari 5.000 kami berikan pelatihan, pendampingan, dan nantinya akan kami berikan bantuan permodalan sarana prasarana, dan terakhir kami dampingi juga hingga ke pemasarannya,” ucapnya.
Pada tahun ini, fokus Pemkot Mojokerto adalah Inkubasi Wirausaha kepada 8.398 kepala keluarga (KK) dari 26.482 KK penerima bantuan sosial. Mereka diberi pelatihan, pendampingan, pemberian modal kerja, dan pembentukan koperasi untuk kelompok wirausaha hasil inkubasi.
Program Inkubasi Wirausaha ini pada 2020 dari APBD Kota Mojokerto sebesar Rp10 miliar. Jumlahnya kemudian bertambah seiring Covid-19 melandai. Pada tahun 2021, dana dari APBD yang disuntikkan untuk menggerakan lagi roda perekonomian mencapai Rp25 miliar.
Ning Ita juga menyampaikan baru-baru ini Inkubasi Wirausaha frozen food ramai peminat. Setidaknya ada 376 peminat yang dibagi menjadi beberapa gelombang guna menghindari kerumunan. Menurutnya, peminatnya didominasi oleh kaum perempuan. Sehingga para perempuan di Kota Mojokerto turut menjadi penggerak roda perekonomian serta mendukung pemulihan ekonomi daerah.