Wali Kota Blitar Santoso Dilaporkan Pendahulunya Samanhudi Anwar ke Polisi
“Hal itu (pendirian Universitas Putera Sang Fajar) semata-mata wujud terima kasih klien kami kepada masyarakat Kota Blitar,” kata Joko Trisno.
Santoso lalu mempertemukan Samanhudi Anwar dengan terlapor berinisial M, yang dikenalkannya sebagai orang yang mampu mengurus semua itu. M juga diperkenalkan Santoso sebagai orang yang memiliki jaringan luas di Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
“Pertemuan berlangsung di rumah dinas wali kota Blitar,” ujar Joko Trisno.
Untuk mengubah Akademi Komunitas Putra Sang Fajar menjadi Universitas Putera Sang Fajar, M meminta dana Rp800 juta dengan perjanjian uang akan dikembalikan jika upayanya gagal. Karena percaya dengan saran Santoso, Samanhudi Anwar kemudian membayar secara bertahap.
Di rumah dinas wali kota Blitar yang disaksikan langsung Santoso dan dua orang pejabat Pemkot Blitar lain, Samanhudi Anwar menyerahkan uang tunai Rp600 juta. Uang ditransfer ke rekening bank M yang selanjutnya akan diserahkan ke oknum pejabat di Dirjen Dikti Kemendikbud Jakarta.