Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ribuan ASN Diduga Manipulasi Absensi Digital, BKPSDM Cirebon Ungkap Sejumlah Kejanggalan
Advertisement . Scroll to see content

Viral! Tak Sabar Antre BBM, Oknum ASN di Tuban Brutal Aniaya 4 Pegawai SPBU

Senin, 09 Februari 2026 - 21:04:00 WIB
Viral! Tak Sabar Antre BBM, Oknum ASN di Tuban Brutal Aniaya 4 Pegawai SPBU
Rekaman CCTV berdurasi 1 menit 44 detik memperlihatkan aksi kekerasan brutal yang dilakukan seorang diduga oknum ASN di SPBU Desa Parangbatu, Tuban, Jawa Timur. (Foto: CCTV).
Advertisement . Scroll to see content

TUBAN, iNews.id - Rekaman CCTV berdurasi 1 menit 44 detik memperlihatkan aksi kekerasan brutal yang dilakukan seorang diduga oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di SPBU Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (7/2/2026) malam itu kini viral di media sosial.  

Pelaku berinisial J, pegawai kecamatan setempat, diduga tidak sabar saat diminta mengantre bahan bakar minyak (BBM). Dia turun dari mobil dan langsung menyerang operator SPBU bernama Ferdi dengan menjambak rambut serta memukul berulang kali. 

Upaya mandor SPBU, Ali Nasroh untuk melerai justru berujung pada pemukulan keras di bagian perut. Tak berhenti di situ, operator lain bernama Prasojo juga menjadi korban. 

Wajahnya dipukul hingga hidungnya patah dan darah mengalir deras. Seorang tukang kebun SPBU, Riswadi, yang berusaha membantu, turut dipukul di pipi kiri hingga mengalami pembengkakan. 

"Kejadiannya bermula dari saya mengecek stok minyak. Operator saya suruh nulis totalisator buat ngecek stok niku. Ya penjualan berhenti 2-3 menit lah. Kemudian kok ada ribut-ribut, jadi saya datang lihat untuk mempertanyakan perkaranya. Tapi si pelaku tiba-tiba mukul. Yang dipukul saya, sama dua operator satu tukang kebun," kata Ali, Senin (9/2/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut