Viral, Petugas RSUD Kota Mojokerto Minta Biaya Pemakaman Pasien Covid-19 Rp3 Juta
MOJOKERTO, iNews.id - Video dugaan pungutan liar biaya pemakaman pasien corona (Covid-19) di RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, Jawa Timur (Jatim) viral di media sosial. Dalam video itu, petugas kamar jenazah meminta uang Rp3 juta untuk biaya pemakaman. Bila tidak dibayar, petugas mengancam tidak akan memakamkan korban.
Video tersebut juga memperlihatkan protes keluarga korban JSH (60), kepada petugas kamar jenazah. Dibantu relawan, keluarga JSH mengeluh atas biaya pemakaman yang mahal. Apalagi, tidak ada kwitansi atas biaya tersebut.
Sementara, petugas kamar jenazah berdalih, biaya tersebut untuk mengganti peti jenazah, plastik, biaya ambulan dan biaya pemakaman.
Informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi pada tanggal 19 Mei lalu, satu jam setelah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona JSH meninggal dunia. Saat itu, jenazah sempat tertahan di rumah sakit. Namun, setelah membayar Rp3 juta, jenazah JSH langsung dimakamkan.
Direktur RSUD dr Sudiro Husodo Kota Mojokerto, Sugeng Mulyadi, berdalih, terjadi salah paham antara petugas dengan keluarga pasien. Penyebabnya, petugas pemulasaran belum memahami surat edaran (SE) tentang tata laksana pembiayaan Covid-19 tertanggal 6 April 2020.