Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Sebar Hoaks Mengaku Dibegal, Remaja di Jember Diamankan Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Viral Operator SPBU di Sampang Dipukul gegara Barcode, Pertamina: Korban hanya Jalankan SOP

Sabtu, 26 April 2025 - 13:04:00 WIB
Viral Operator SPBU di Sampang Dipukul gegara Barcode, Pertamina: Korban hanya Jalankan SOP
Polisi mengecek rekaman CCTV di lokasi petugas SPBU dipukul pengemudi mobil gegara tak bisa mengisi BBM pertalite karena masalah barcode tidak sesuai. (Foto: MPI/Diwan MZ)
Advertisement . Scroll to see content

SAMPANG, iNews.id - Pertamina merespons kejadian dugaan pemukulan terhadap operator SPBU oleh pengemudi mobil di Desa Bancelok Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Rabu (23/4/2025). Rekaman video pemukulan ini viral di media sosial.

Atas kejadian kejadian ini, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus melalui Sales Area Klaster Sampang mengecek langsung ke lokasi untuk mengetahui kronologi lengkap dan fakta kejadian. Dari pengecekan, ditemukan fakta cekcok antara pelaku dan petugas SPBU karena operator tidak mau mengisi BBM Pertalite ke kendaraan pelaku.

Alasannya, barcode yang diserahkan pelaku tidak sama dengan pelat nomor kendaraan. Sesuai SOP, petugas SPBU wajib mengecek barcode dan kendaraan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan, kronologi berawal saat mobil datang ke SPBU untuk mengisi BBM pertalite dengan memberikan barcode. Petugas SPBU kemudian melakukan scan barcode dan mencocokan dengan pelat nomor kendaraan.

"Operator kemudian menolak pengisian karena barcode tidak sesuai dan mencoba memberikan pengarahan kepada pelaku. Namun pelaku tidak mau menerima dan memahami pengarahan sehingga terjadi pemukulan kepada petugas. Petugas kemudian berusaha membela diri karena merasa telah terancam keselamatannya," ujar Ahad Rahedi, Sabtu (26/4/2025).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut