Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Pria Bertopeng Bongkar 'Mata Kucing' di Underpass Cawang, Polisi Buru Pelaku
Advertisement . Scroll to see content

Viral Mobil Dinas di Tuban Diduga Ganti Pelat Merah Jadi Hitam demi Isi Pertalite

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:02:00 WIB
Viral Mobil Dinas di Tuban Diduga Ganti Pelat Merah Jadi Hitam demi Isi Pertalite
Tangkapan layar mobil dinas di Tuban diduga mengganti pelat merah menjadi hitam saat mengisi Pertalite di SPBU Jalan Wahidin Sudiro Husodo. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

TUBAN, iNews.id - Sebuah mobil dinas Pemerintah Kabupaten Tuban diduga mengganti pelat merah menjadi hitam agar bisa mengisi BBM bersubsidi jenis Pertalite. Video tersebut memicu reaksi keras warganet usai viral di media sosial karena dinilai sebagai dugaan penyalahgunaan fasilitas negara.

Rekaman video warga memperlihatkan mobil berpelat nomor S 1814 EP mengisi pertalite menggunakan pelat berwarna hitam. Peristiwa itu terjadi di sebuah SPBU di Jalan Wahidin Sudiro Husodo, Kelurahan Latsari, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Padahal, nomor polisi tersebut terindikasi merupakan kendaraan dinas milik Pemerintah Daerah. Kejanggalan muncul saat mobil selesai mengisi BBM dan bergeser ke area pengisian nitrogen.

Dalam hitungan menit, pelat nomor kendaraan itu terlihat berubah kembali menjadi warna merah. Dua warna pelat dalam satu waktu ini memicu dugaan bahwa penggantian dilakukan untuk mengakali aturan larangan kendaraan dinas menggunakan BBM bersubsidi.

Unggahan yang dimuat 31 Januari lalu langsung menuai reaksi dari netizen yang mengecam dugaan praktik curang tersebut. Banyak warga menilai tindakan itu mencederai rasa keadilan. Mereka menyebut kendaraan dinas seharusnya tidak menggunakan BBM bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat.

Menanggapi viralnya video tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban Budi Wiyana mengaku belum mengetahui secara detail peristiwa yang terjadi. Namun dia menegaskan akan menelusuri kasus tersebut.

“Penggantian? jadi merah diganti hitam gitu, nanti akan kita lihat dulu,” ujar Budi Wiyana, Kamis (12/2/2026).

Dia mengatakan jika benar terjadi penggantian identitas kendaraan dinas, maka tindakan tersebut jelas melanggar aturan. Pemkab Tuban akan memastikan kebenaran informasi dalam video yang beredar.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut