Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Pakan Ternak di Jember Naik, Daya Beli Masyarakat Menurun
Advertisement . Scroll to see content

Viral Fenomena Awan Berlubang di Langit Jember, Netizen Kaitkan dengan HAARP

Rabu, 05 Juni 2024 - 08:45:00 WIB
Viral Fenomena Awan Berlubang di Langit Jember, Netizen Kaitkan dengan HAARP
Penangkan langit berlubang di langit Jember yang viral di media sosial. (Foto: Instagram/Undercover.id)
Advertisement . Scroll to see content

"Siap2 Nanti ada Gempa," tulis @miftahu_hd18.

Diketahui, HAAR atau High-Frequency Active Auroral Research Program merupakan fasilitas ilmiah untuk meneliti ionosfer. Lokasi fasilitas ini dibangun pada 1993 di Gakona, Negara Bagian Alaska.

Komponen utama di HAARP adalah Ionospheric Research Instrument (IRI) yakni susunan 180 antena radio yang tersebar di area seluas 33 hektare. IRI mentransmisikan frekuensi berkuatan antara 2,7 sampai 10 MHz menggunakan daya 3,6 MW. 

Antena HAARP dapat menembakkan frekuensi gelombang radio rendah maupun tinggi ke atmosfer bumi. Tujuannya memengaruhi ionosfer dan stratosfer yang merupakan bagian penting dari atmosfer.

Begitu gelombang radio ditembakkan akan membuat ionosfer hangat lalu memantul lagi ke bumi dan menciptakan awan dan molekul lain sehingga bisa memanipulasi cuaca. Itulah salah satu fungsi HAARP, menciptakan atau mengubah iklim, cuaca serta membuat awan serta hujan buatan. 

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut