Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IRT Tewas Jadi Korban Tabrak Lari di Cirebon, Saksi di Lokasi Ungkap Kronologi Kejadian
Advertisement . Scroll to see content

Viral Aksi Kejar-kejaran Pelaku Tabrak Lari di Tulungagung, Berakhir di Kediri

Senin, 09 Februari 2026 - 14:29:00 WIB
Viral Aksi Kejar-kejaran Pelaku Tabrak Lari di Tulungagung, Berakhir di Kediri
Tangkapan layar video aksi kejar-kejaran pelaku tabrak lari di Tulungagung yang berakhir dengan kecelakaan di wilayah Kabupaten Kediri. (Foto: iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

“Ada mobil menabrak betor menyebabkan pengendara terluka. Pengemudi mobil Panther tak berhenti dan dikejar warga,” ujarnya, Senin (9/2/2026).

Pelarian terduga pelaku dalam aksi kejar-kejaran tabrak lari viral di Tulungagung ini berlanjut hingga wilayah Kabupaten Kediri. Kejaran baru berakhir setelah mobil menabrak pom mini dan papan reklame di depan Pasar Kras.

Massa yang terlanjur emosi sempat melakukan aksi main hakim sendiri dengan menghakimi pelaku dan menggulingkan mobil. Petugas kepolisian dari Unit Turjawali Satlantas Polres Tulungagung yang turut melakukan pengejaran kemudian mengamankan pelaku dan kendaraan.

“Kebetulan ada anggota kami sedang berpatroli dan melakukan pengerjaan,” katanya.

Akibat insiden tersebut, pengemudi mobil mengalami luka dan harus menjalani perawatan medis. Seorang anggota kepolisian juga dilaporkan mengalami luka di bagian kepala saat berupaya mencegah aksi main hakim massa.

“Pengemudi mobil masih dirawat karena dikeroyok massa. Anggota kami satu orang juga terluka di kepala saat mencegah aksi warga,” ucapnya.

Hingga saat ini, polisi belum dapat melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku aksi kejar-kejaran tabrak lari viral di Tulungagung tersebut karena masih menjalani perawatan di RSUD Dokter Iskak Tulungagung.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut