Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 10 Tahun Lebih Jadi Buronan Korupsi, Eks Kades di Bandung Serahkan Diri
Advertisement . Scroll to see content

Viral Aksi Demo Ricuh Warga di Lamongan Tuntut Kades Mundur hingga Nyaris Dikeroyok

Rabu, 01 April 2026 - 18:59:00 WIB
Viral Aksi Demo Ricuh Warga di Lamongan Tuntut Kades Mundur hingga Nyaris Dikeroyok
Aksi demo warga Desa Blawirejo. Lamongan ricuh, balai desa disegel akibat dugaan penyelewengan dana desa Rp1 miliar. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

LAMONGAN, iNews.id - Aksi demonstrasi warga Desa Blawirejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamonganviral di media sosial setelah berujung ricuh pada Selasa (31/3/2026). Warga menuntut Kepala Desa Blawirejo, Ali Rohman, mundur dari jabatannya karena diduga terlibat penyelewengan dana desa.

Aksi yang digelar di Balai Desa Blawirejo tersebut awalnya berlangsung tertib. Namun, situasi mulai memanas ketika tuntutan warga tidak mendapat respons yang jelas dari pihak pemerintah desa.

Kekecewaan warga memuncak hingga akhirnya massa meluapkan emosi. Sejumlah fasilitas pelayanan publik dirusak, dan kantor balai desa disegel sebagai bentuk protes.

Salah satu peserta aksi, Kusman, menyebut tuntutan warga terkait dugaan penyalahgunaan dana desa dalam jumlah besar. Nilainya diperkirakan mencapai Rp1 miliar selama periode 2020 hingga 2026.

“Warga hanya menuntut kejelasan dan tanggung jawab atas janji yang sampai sekarang belum terealisasi,” ujar Kusman, Rabu (1/4/2026).

Selain dugaan penyelewengan, warga juga menyoroti minimnya transparansi pengelolaan dana desa selama enam tahun terakhir. Hal ini dinilai telah menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.

Kericuhan semakin tak terkendali saat massa mulai tidak sabar menunggu kejelasan dari pihak terkait. Aparat kepolisian yang berjaga akhirnya mengambil langkah cepat untuk mengamankan kepala desa dari lokasi yang nyaris menjadi sasaran amukan warga.

Langkah tersebut dilakukan guna menghindari amukan massa yang berpotensi semakin meluas. Kepala desa dievakuasi demi menjaga situasi tetap kondusif.

Meski situasi berangsur mereda, warga tetap melanjutkan aksi protes. Mereka menyegel kantor balai desa hingga tuntutan dipenuhi sepenuhnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut