UKM di Tulungagung Produksi 10.000 APD untuk Disumbangkan ke IDI Bogor
TULUNGAGUNG, iNews.id - Sebuah Usaha Kecil Menengah (UKM) di Tulungagung, Jawa Timur (Jatim) kini beralih membuat 10.000 Alat Pelindung Diri (APD). APD ini akan disumbangkan kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bogor.
Menurut pemilik UKM bernama Tulip Craft, Iis Rahmawati melalui kakaknya, Mamik Endarni ini, sebenarnya usahanya merupakan pembuatan kantong pelembab dan eco-bag untuk kontainer. Namun adanya krisis APD yang melanda beberapa kota besar, mendorongnya membantu penyediaan sarana pelindung diri bagi tenaga medis yang berjuang mengobati pasien corona (COVID-19).
"Kebetulan Iis tinggal di Bogor. Krisis APD yang dialami jajaran tenaga medis di daerah Bogor dan sekitar menginspirasi kami menyumbang APD," katanya.
APD buatannya berbahan polypropilene spunbond. Bahan ini banyak tersedia di gudang mereka di Tulungagung.
"Sementara ekspor produk kantong pelembab 'desiccant' serta eco-bag ke Amerika, Turki, Jerman dan Brazil saat ini juga masih belum bisa. Jadi kami fokuskan untuk produksi APD ini," katanya.