Tunggu Waktu Sahur, Pemuda di Mojokerto Gelar Tradisi Bermain Bola Api
Mereka mengaku, melakukan olahraga ekstrem ini tanpa adanya ritual khusus. Olahraga menjelang sahur ini biasa dilakukan di berbagai tempat, mulai dari halaman hingga lapangan.
Hanya saja, permainan bola api tetap mempertimbangkan keamanan warga sekitar. Untuk mencegah timbulnya berbagai hal yang tak diinginkan.
"Tidak ada ritual khusus, hanya berdoa kepada Allah SWT agar diberikan keselamatan. Kami berpegang pada ayat Alquran yang artinya, tiada kemenangan tanpa pertolongan dari Allah SWT," ujarnya.
Edi mengatakan, permainan bola api tersebut bukan sembarang permainan. Buah kelapa tua yang sudah mengering digunakan sebagai bola sepak. Kulitnya sedikit diiris dan direndam di dalam ember dengan minyak tanah agar nantinya terbentuk bola api yang menyala sempurna.
"Bolanya dari kelapa tua yang sudah mengering, terus direndam minyak tanah atau bensin," katanya.