Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mama Muda di Makassar Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos, Diduga Dibunuh Suami
Advertisement . Scroll to see content

Tumbal Nyawa dan Tetesan Darah Iringi Pergantian Kerajaan Tumapel Menjadi Singasari 

Selasa, 15 Februari 2022 - 06:04:00 WIB
Tumbal Nyawa dan Tetesan Darah Iringi Pergantian Kerajaan Tumapel Menjadi Singasari 
Candi Singasari (Foto: ilustrasi Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Keduanya kemudian mengadakan pemerintahan bersama dengan menyatukan Kerajaan Tumapel dan Kediri. Sejak masa inilah anak turun Tunggul Ametung dalam hal ini Ranggawuni dan anak turun Ken Arok yakni Mahisa Campaka bersatu memimpin Tumapel. 

Di masa kepemimpinan bersama inilah, nama Kerajaan Tumapel diganti dengan nama Kerajaan Singasari. Kepemimpinan keduanya diibaratkan oleh Negarakertagama mengibaratkan Wisnu dan Indra. Pada kepemimpinan bersama ini, kutukan keris Gandring pun berakhir saat Ranggawuni dan Mahisa Campaka naik tahta berdua. 

Hal ini juga menandai berhentinya konflik berdarah antara keturunan Ken Arok dan Tunggul Ametung. Di masa pemerintahan Ranggawuni pula suksesi kepemimpinan Singasari berjalan dengan damai dan lancar.

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut