Tulis Jurnal Ilmiah tentang Islamic State, Mahasiswa UB Diduga Tertarik ISIS Sejak Lama
Mahasiswa jurusan Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UB terlihat begitu fasih dan paham membahas seluk beluk negara Islam dalam artikel, yang diduga merupakan bagian dari tugas kuliahnya. Bahkan ia begitu halus seolah-olah memberikan ajakan untuk bergabung dengan negara Islam Irak dan Suriah berdasarkan kajian di artikel ilmiah tersebut.
Wakil Rektor (Warek) III Universitas Brawijaya Prof Abdul Hakim mengatakan, tulisan berkaitan negara Islam yang dibuat IA pada tugas kuliahnya menjadi bagian hak dan kebebasan akademis. Hal itu juga perlu melalui proses perdebatan dan kajian di forum akademik.
"Sebagai insan akademis ada kebebasan akademis dimana dosen dan mahasiswa punya hak mengungkapkan pikirannya secara lisan dan tulisan selama disajikan pada forum akademik," kata Abdul Hakim di Gedung Rektorat UB, pada Rabu (25/5/2022).
Hal yang dilarang adalah ketika seorang civitas akademika Universitas Brawijaya terlibat politik praktis dan masuk menjadi sebuah organisasi yang dilarang pemerintah.
"Saya kira tulisan tidak masalah. Selama itu bagian dari representasi kegiatan akademik yang bersangkutan. Itu tidak ada persoalan, toh akan didebat oleh orang lain," tandasnya.