Tukang Ojek Palak Wisatawan Bromo Rp400.000 Minta Maaf usai Viral di Media Sosial
PASURUAN, iNews.id - Pengemudi ojek yang mematok tarif sebesar Rp400.000 kepada wisatawan di Gunung Bromo meminta maaf usai aksinya viral di media sosial.
Permintaan maaf itu disampaikan Purwanto, warga Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan di hadapan petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNTBS), selaku pengelola wisata kawasan Gunung Bromo.
Purwanto mengakui, apa yang dilakukannya salah karena telah mematok tarif Rp400.000 kepada wisatawan di luar kesepakatan.
"Saya yang bertanda tangan di bawah ini nama Purwanto. Sehubungan dengan video viral yang ada di media sosial, atas kejadian kesalahpahaman dan ketidaknyamanan pelayanan jasa wisata ojek di Bromo," ujar Purwanto, Rabu (29/5/2024).
Ia juga meminta maaf secara terbuka kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan, terutama wisatawan yang merasa dirugikan, hingga merekam dengan ponselnya.