Tragis, Pasutri Tewas Terseret Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru di Lumajang
"Melintas jembatan di Kloposawit. Ditemukan sekitar lebih kurang 1 kilometer dari titik lokasi hanyut," katanya.
Kedua pastutri ini menambah daftar korban akibat banjir bandang dan tanah longsor. Satu korban sebelumnya yakni Ngatmini (50) warga Dusun Sriti, Desa Sumberurip, Kecamatan Pronojiwo ditemukan tewas tertimbun material longsor.
"Korban (tanah longsor) ini di Sumberurip, Pronojiwo, tertimpa longsor dan itu di rumahnya," ucapnya.
Pihaknya juga masih mengklarifikasi informasi adanya warga lain yang diduga hilang akibat banjir bandang Gunung Semeru, dan longsor. Tetapi informasi itu masih belum terverifikasi dan terus digali BPBD bersama pihak instansi terkait.
"Yang hilang ada, tapi identitas belum diketahui, masih kami cek. Makanya belum berani menyampaikan kebenarannya," ujarnya.
Sebelumnya, hujan deras melanda kawasan Gunung Semeru yang berbatasan di Kabupaten Lumajang dan Malang. Akibatnya aliran sungai berhulu di Gunung Semeru meluap dan terjadi banjir bandang. Setidaknya delapan kecamatan terdampak mulai dari Kecamatan Pronojiwo, Tempursari, Candipuro, Pasirian, Pasrujambe, Lumajang, Sukodono dan Kedungjajang.
Sementara itu, longsor juga membuat akses jalan raya dari Malang ke Lumajang melalui Ampelgading dan Piketnol di Candipuro terputus total. Ada sejumlah titik longsoran sejak Kamis malam (18/4/2024).
Editor: Donald Karouw