Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BNPB Ungkap Pembersihan Puing Ponpes Al Khoziny Bisa Picu Runtuhan Baru
Advertisement . Scroll to see content

Tragedi Ponpes Al Khoziny Ambruk Jadi Bencana dengan Korban Jiwa Terbanyak Tahun 2025

Senin, 06 Oktober 2025 - 10:31:00 WIB
Tragedi Ponpes Al Khoziny Ambruk Jadi Bencana dengan Korban Jiwa Terbanyak Tahun 2025
BNPB saat memberikan keterangan update terkini penanganan Ponpes Al Khoziny ambruk di Kabupaten Sidoarjo. (Foto: BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

SIDOARJO, iNews.id – Tragedi ambruknya gedung musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, tercatat sebagai bencana dengan korban jiwa terbanyak di Indonesia sepanjang tahun 2025. Hingga Senin (6/10/2025) pukul 03.34 WIB, sebanyak 54 jenazah berhasil ditemukan, termasuk 5 bagian tubuh dan 13 korban lainnya masih dalam pencarian.

Deputi Bidang Penanganan Darurat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Mayjen TNI Budi Irawan mengungkapkan, hingga Senin dini hari, tim berhasil mengevakuasi tujuh jenazah tambahan. Dia menargetkan seluruh korban Ponpes Al Khoziny ambruk tersebut dapat ditemukan hari ini.

“Bahwa sejak tadi malam ditemukan lagi 7 jenazah, praktis yang akan kita cari itu tinggal 13 korban, ini pun menurut catatan foto-foto yang diberikan oleh pihak pondok pesantren,” ujar Budi Irawan dalam konferensi pers, Senin (6/10/2025).

Budi menegaskan, operasi evakuasi akan dikebut hingga seluruh korban ditemukan. Tim gabungan dari Basarnas, BNPB, TNI, Polri, BPBD Jatim, dan relawan bekerja tanpa henti selama 24 jam.

“Target kita pada hari ini bisa selesai. Hari ini hitungannya sampai jam 00.00 WIB. Jadi target saya semuanya sudah rata, jadi besok kita tinggal evaluasi. Mudah-mudahan kita dapat temukan jenazah yang tersisa,” katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut