Toko Kelontong dan Impian Besar Ali Pergi ke Tanah Suci
LAMONGAN, iNews.id - Mimpi Ali Mashadi (50) menghabiskan masa tua di kampung halaman terwujud. Bapak tiga anak asal Desa Gembong, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan itu berhenti merantau dan merintis usaha toko kelontong hingga bisa mendaftar haji.
Pukul 11.45 WIB, Ali Mashadi bersiap menuju masjid. Peci hitam dikenakan rapi, menutup sebagian rambutnya yang putih.
Zuhur segera tiba. Ali bergegas meninggalkan tokonya untuk menuju masjid Al Jihad yang berjarak sekitar 200 meter dari rumahnya.
Di rumah sederhana itu, Ali mendirikan toko kelontong berukuran 3x4 meter. Namanya Toko Barokah. Berbagai kebutuhan rumah tangga tersedia di sana. Ada sembako, rokok, sabun, elpiji, air, plastik hingga aneka kebutuhan rumah tangga lainnya.
Menjaga toko kelontong menjadi rutinitas Ali Mashadi sejak 7 tahun terakhir. Di sela itu, mantan guru madrasah ibtidaiyah (setingkat SD) ini juga ikut mengurus masjid.