Tiba di Bandara Juanda, Begini Cerita Pedagang Tempe Pulang Umrah di Tengah Perang AS vs Iran
Di sisi lain, pihak biro travel umrah menyatakan posisi sulit untuk menunda keberangkatan. Genta Imam Sanjaya, salah satu pengelola biro travel, menjelaskan bahwa persiapan keberangkatan rata-rata sudah mencapai 100 persen sehingga tidak memungkinkan untuk dijadwal ulang secara mendadak.
"Penerbangan langsung, gak ada masalah. Seluruh dana jemaah sudah disetorkan untuk biaya pesawat, hotel, dan akomodasi selama di Tanah Suci. Dana tersebut tidak bisa dikembalikan atau di-reschedule," kata Genta.
Meski tetap memberangkatkan jemaah, pihak travel menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi keamanan di Timur Tengah secara ketat.
Mereka menunggu instruksi resmi atau travel warning dari pemerintah. Jika peringatan tersebut dikeluarkan, maka seluruh perjalanan umrah akan langsung dihentikan demi menjamin keamanan dan keselamatan para jemaah.
Hingga berita ini diturunkan, maskapai seperti Lion Air terpantau masih melayani rute langsung Surabaya-Jeddah secara reguler, membawa ratusan jemaah yang hendak mengejar momentum ibadah di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu.
Editor: Kastolani Marzuki