Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap, Motif Pembunuhan Gadis Tulungagung karena Sakit Hati Orang Tua Dihina

Sabtu, 21 Januari 2023 - 09:46:00 WIB
Terungkap, Motif Pembunuhan Gadis Tulungagung karena Sakit Hati Orang Tua Dihina
Mustakim, tersangka pembunuhan gadis yang ditemukan tewas dengan luka tusuk di Tulungagung mengaku menghabisi nyawa korban karena sakit hati orang tua dihina. (Foto: Anang Agus Faisal)
Advertisement . Scroll to see content

TULUNGAGUNG, iNews.id - Polisi menangkap Mustakim, terduga pelaku pembunuhangadis berinisial AK (23) yang ditemukan tewas dengan luka tusuk di kamarnya di Kabupaten Tulungagung pada Senin (16/1/2023). Tersangka menghabisi nyawa korban lantaran sakit hati.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Agung Kurnia Putra mengatakan, tersangka yang merupakan mantan pacar korban sakit hati lantaran merasa orang tuanya telah dihina. Selain itu, lanjutnya, pembunuhan juga didasari atas pengakuan korban yang telah dihamili oleh laki-laki lain.

"Yang bersangkutan merasa dihina orang tuanya. Pelaku merasa tersinggung. Selain itu korban pernah cerita korban hamil dengan laki-laki lain. Dengan kejadian itu pelaku cemburu," kata Agung, Jumat (20/1/2023).

Agung mengatakan, Mustakim ditangkap di kawasan Blitar. Saat itu, kata dia, Mustakim ditemukan tengah bersembunyi di salah satu lokasi pengepulan barang rongsokan, bekas tempat tersangka bekerja.

Setelah dilakukan penelusuran, lanjutnya, tim bergerak untuk melakukan penangkapan. Tersangka pun dihadiahi timah panas oleh polisi karena melawan saat hendak ditangkap.

"Ada informasi tersangka pernah bekerja di Blitar, yang bersangkutan bekerja sebagai pengumpul besi tua di Blitar," kata Agung.

Sementara itu, Mustakim mengatakan niat untuk menghabisi nyawa korban muncul saat keduanya nongkrong di Pantai Prigi, Trenggalek, usai minum miras pada 18 Desember 2022 lalu atau siang hari sebelum kejadian.

Dia mengaku emosi mendengar perkataan korban yang enggan diajak pulang dan menyebut tersangka lebih mementingkan ibunya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut