Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Pasutri Ditemukan Tewas di Rumahnya di Malang, Berawal Suara Rintihan Kesakitan
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap Kematian Pasutri di Malang, Keduanya Sempat Bertengkar soal Pinjam Motor

Rabu, 23 Juli 2025 - 13:35:00 WIB
Terungkap Kematian Pasutri di Malang, Keduanya Sempat Bertengkar soal Pinjam Motor
Tim Inafis saat melakukan olah TKP kematian pasutri di Malang, Jawa Timur. (Foto: Avirista Midaada).
Advertisement . Scroll to see content

Dari situlah, lanjut dia tidak diketahui apa yang terjadi karena ayahnya Iin pergi untuk memberi makan ayam di samping rumahnya. Setelah memberi makan ayam, ayah Iin mendengar rintihan kesakitan.

"Lima belas menit kemudian saudara Kasum kembali masuk rumah dan mendengar Iin Andayani merintih seperti kesakitan dan setelah di cek ternyata sdri Iin Handayani ada di kamar anaknya dalam keadaan tertutup selimut sebagian badannya dan terlihat ada beberapa luka terbuka di badannya," ucapnya.

Sementara itu, Arik Wicaksono ditemukan oleh Kasum tewas dalam posisi tergantung di kamar belakang. Sedangkan Iin saat dievakuasi warga masih bernafas, namnun perempuan dua anak itu tewas saat tiba di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lawang.

"Pada pukul 09.00 WIB, sdri Iin Handayani dinyatakan meninggal dunia di RSUD Lawang. Kami bersama tim identifikasi Satreskrim Polres Malang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua bilah belati, seprei dengan bercak darah, dan tiga unit handphone milik korban dan saksi," jelasnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinajar menduga peristiwa temuan dua pasutri yang ditemukan tewas ini berkaitan dengan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan pembunuhan. Dimana terduga pelaku yakni suami korban membunuh Iin Andayani, lalu pelaku bunuh diri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut