Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran di Surabaya, Lansia Pemilik Toko Ditemukan Tewas dalam Kamar Mandi
Advertisement . Scroll to see content

Terjaring Razia Masker di Surabaya, Oknum Jaksa Ini Malah Ngeloyor Pergi

Senin, 14 September 2020 - 11:28:00 WIB
Terjaring Razia Masker di Surabaya, Oknum Jaksa Ini Malah Ngeloyor Pergi
Oknum jaksa ini terjaring razia masker di bundaran Waru, Surabaya-Sidoarjo, Senin (14/9/2020), namun menolak diberi sanksi. (Foto: iNews.id/Rahmat Ilyasan)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.idOknum jaksa menolak disanksi saat terjaring razia masker di bundaran Waru, Surabaya-Sidoarjo, Senin (14/9/2020). Dia juga menolak menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) seperti pelaku pelanggaran lainnya.

Hari ini, aparat gabungan Satpol PP dan TNI-Polri menggelar razia protokol kesehatan besar-besaran. Pengguna jalan yang tidak menggunakan masker diminta berhenti. Selain dihukum push up, KTP mereka juga disita selama 14 hari.

Namun, seorang jaksa justru menolak sanksi tersebut. Pria berseragam dinas itu ngeloyor pergi saat petugas memintanya push up dan menyerahkan KTP. Untuk menghindari keributan, petugas pun membiarkannya lolos.

Petugas Satpol PP Kota Surabaya Ilham Setiawan Putra mengatakan, sanksi diberikan untuk memberi efek jera. Harapannya, warga lebih disiplin menjaga protokol kesehatan, terutama menggunakan masker.

Upaya ini dilakukan mangingat kasus Covid-19 di Jawa Timur (Jatim), terutama Surabaya belum juga terbendung. “Sesuai aturan, warga yang masuk Surabaya wajib menggunakan masker. Kami juga memberikan sanksi bagi pelaku pelanggaran. KTP akan kami sita selama dua minggu,” katanya, Senin (14/9/2020).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut