Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Kematian Warga Boyolali Diduga gegara Sate Kiriman, 8 Orang Diperiksa Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Tangis Histeris Orang Tua Saksikan Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan: Anakku

Sabtu, 05 November 2022 - 11:33:00 WIB
Tangis Histeris Orang Tua Saksikan Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan: Anakku
Devi Athok Yulfitri (43) orang tua dua jenazah korban Tragedi Kanjuruhan, menangis histeris saat menyaksikan proses autopsi. (Foto: Avirista Midaada /MPI)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.id - Devi Athok Yulfitri (43), orang tua dari NDR (16) dan NDA (14), korban tewas Tragedi Kanjuruhan, histeris menyaksikan proses autopsi jenazah kedua anaknya. Dia tak kuasa menahan tangis saat menghadiri proses ekshumasi di TPU Dusun Patuk, Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Sabtu (5/11/2022).

Devi tiba di permakaman didampingi tim dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sekitar pukul 09.10 WIB. Tak berselang lama Devi histeris ketika tim akhirnya memutuskan melakukan penggalian makam.

"Anakku," ujar Devi histeris sambil menangis.

Tak ayal, hal ini sempat membuat Devi lemas dan terpaksa dibawa ke luar tenda autopsi. Dia didudukkan di sebuah kursi dan diberi minum oleh tim medis.

Sesaat kemudian tim medis dan pendamping Devi dari tim gabungan Aremania serta petugas LPSK langsung membawanya ke mobil. Devi dibopong dalam keadaan lemas sambil terus menangis.

Sebagai informasi, pelaksanaan autopsi dilakukan terhadap jenazah dua kakak-beradik korban Tragedi Kanjuruhan NDR (16) dan NDA (14). Keduanya warga Demangjaya, Desa Krebet Senggrong, Kecamatan Bululawang, yang dimakamkan di TPU Dusun Patuk, Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut