Tangis Haru Mediasi Pencurian, Korban Cabut Laporan dan Beri Bantuan Sembako ke Pelaku
“Jujur saya kapok. Saya malu sama Pak Bambang. Malu besarnya hati Pak Bambang, sampai bantu keluarga saya. Saya malu. Saya orang paling jahat, jujur saya malu ketemu orang baik seperti itu, malah saya ingin niru hatinya Pak Bambang,” ujar AS.
Dia mengaku mencuri lantaran terdesak kebutuhan ekonomi.
“Karena tak punya uang pak. Saya harus menghidupi keluarga dari saya sendiri serta orang tua,” katanya.
Tak lupa, dia juga mengucapkan terima kasih kepada Bambang Suhermanto yang telah peduli dengan keluarganya atas sembako yang diberikan. Selain itu, meski sudah dirugikan masih membuka pintu maaf padanya dan keluarga.
“Terima kasih pak. Mohon maaf sebesar-besarnya atas kekhilafan saya,” ucap AS.
Editor: Donald Karouw