Salah satu lahan tanaman jagung yang mendapatkan serangan terparah terjadi di desa Sendang Rejo, Kecamatan Brondong.
Ratusan petani desa setempat dibantu petugas Dinas Pertanian Kabupaten dan provinsi serta dibantu petugas Polsek Brondong berramai-ramai menuju lahan tanaman jagung. Sebagian petani berburu ulat, selebihnya melakukan penyemprotan massal, Minggu (26/1/2020).
Mereka menyemprot pertisida dengan air sesuai takaran.
BACA JUGA: Pasokan Air Irigasi Lancar, Panen Jagung Petani Meningkat
Jika serangan hama ini tak kunjung diatasi, diperkirakan petani di 10 desa di kecamatan brondong terancam gagal panen. Kerugian juga bisa mencapai puluhan miliar rupiah.
Menurut Kepala UPT Dinas Pertanian Kecamatan Brondong, Khamim, ulat ini menetas berkali-kali. Maka dari itu, penyemprotan tak bisa dilakukan sekali.
“Penyemprotan harus bertingkat karena dalam satu batang jagung saja, ulat bisa menetas berkali-kali,” katanya.
Editor: Umaya Khusniah