Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mundur dari Anggota DPRD Papua Barat Daya, Edo Kondologit: Saya Tidak Nyaman
Advertisement . Scroll to see content

Tak Takut Dipecat, PDIP Lawas "Banteng Ketaton" Pilih Dukung Machfud-Mujiaman

Senin, 09 November 2020 - 15:05:00 WIB
Tak Takut Dipecat, PDIP Lawas
Kader lama PDIP berama Machfud Arifin seusai deklarasi dukungan.(Foto: iNews.id/istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Karena itu, bersama kader PDIP lawas dirinya akan membantu memenangkan Machfud Arifin. “Kami beralih ke MA. MA menang WS menang. Saya yakin 100 persen PDIP lari ke pak MA,” katanya.

Komitman sama juga disampaikan senior PDIP Mat Mochtar. Mantan relawan Tri Rismaharini ini memastikan bahwa kader militan PDIP sudah dikuasai Machfud Arifin. “Kalau udah dikuasai saya pastikan menang lah. Ini bantengnya, markasnya,” katannya saat berada di markas lama PDIP, Pandegiling.

Mochtar mengatakan, Posko Pandegiling memiliki sejarah panjang lahirnya PDIP. “Dulu berjuang bersama di Pandegiling ini dimotori Pak Tjip (Soetjipto, ayah WS), disemangati Pak Tjipto pada waktu itu,” katanya.

Namun, perjuangan tersebut menurutnya telah dizolimi. Sebab, WS, putra Soetjipto justri tidak direkomendasi. “Makanya saat ini banteng lama bersatu untuk dukung Pak Machfud karena Pak Whisnu ini dizolimi. Kalau sudah dizolimi harus melawan daripada mati pelan-pelan,” katanya.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PDIP Surabaya Anas Karno merespon santai sikap senior PDIP tersebut. Alasannya seluruh mesin partai telah berjalan seiring dengan instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut